Wirausaha dan UMKM Indonesia

sangat minim sekali jumlahnya jika di bandingkan dengan negara-negara lain. Banyaknya tenaga kerja produktif yang lebih memilih melamar pekerjaan menjadi faktor yang sangat mempengaruhi maju tidaknya dunia wirausaha dan umkm di Indonesia.

Ketidakjelian melihat peluang dan kesempatan pada bisnis kecil ini membuat Indonesia menjadi lebih banyak akan angka jumlah pengangguran. Lulusan Sarjana dan diploma yang di hasilkan oleh berbagai instansi pendidikan lebih menyukai membuat aplikasi lamaran kerja untuk di berikan ke perusahaan-perusahaan yang mencari tenaga kerja daripada berusaha sekuat tenaga untuk membuka lapangan usaha sendiri.

Sebenarnya jika mereka mau dan (semoga) bisa berhasil membuka lapangan usaha, tentu banyak tenaga kerja dengan level pendidikan yang di bawahnya yang bisa terserap. Taruhlah, jika 500ribu pengangguran, berkurang 100 ribu untuk berwira usaha, tentunya akan berkurang 500ribu angka pengangguran yang mempunyai level pendidikan di bawah mereka, jika masing-masing mempunyai 5 karyawan. Semoga artikel ini bisa memberikan gambaran, betapa pentingnya kesadaran untuk berwirausaha, walau memulainya dengan hal yang kecil.

Semua ulasan di bahas di blog wirausaha-umkm, semoga bermanfaat.  Atau konsultasikan dan bergabung bersama kami di forum yang membahas wirausaha dan UMKM

Satu pemikiran pada “Wirausaha dan UMKM Indonesia

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s