Program 100 hari Pemerintahan SBY perlukah?

Kalau kita melihat acara tv hari ini, program 100 hari yang di demo oleh sebagian anggota msayarakat adalah salah satu tema tv yang paling sering di beritakan.  Pernyataan Presiden sudah di berikan dengan harapan jika sang pendemo mengerti apa program 100 hari kerja pemerintahan, sang pendemo akhirnya bisa mengerti dan  tak lagi membahas program kerja 100 hari Pemerintahan Indonesia Jilid dua tersebut.

Program 100 hari  memang sepertinya kita sudah sangat sering mendengarnya di waktu musim kampanye beberapa saat yang lalu.  Banyak calon presiden yang memberikan janji dengan 100 hari kerjanya, akan sudah di dapat strategi dan langkah nyata dengan apa yang sudah di kerjakannya.  Dan itu hampir semua di katakan oleh sang calon-calon presiden.  Sekarang, ketika salah satu presiden sudah jadi, masyarakat pun menagih janji tersebut.

Banyaknya demo-demo yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia ini menurut saya adalah sebuah proses kesalahpahaman yang terjadi di dunia politik kita yang amat sangat sensitif di negara kita.  Ketika sang pejabat atau calon presiden memberikan suatu janji, masyarakat belum tentu bisa mengerti sepenuhnya, apa yang dikatakan sang calon pejabat tersebut.  Ketidakmengertian ini tentu saya tidak tahu, disengaja atau tidak.  Yang jelas, banyak masyarakat yang menilai bahwa dalam 100 hari pemerintahan yang baru, harus sudah kelihatan bagaimana langkah dan strategi praktis dari para kabinet baru yang di bentuk presiden.

Nah, permasalahan baru muncul ketika tiadaanya tujuan dan parameter yang jelas dari kedua belah pihak.  Sang presiden dan masyarakat.  Bagaimana target dan tujuan dalam 100 hari pemerintahan baru yang akan di laksanakan itu juga tidak pernah jelas.  Makanya, setiap 100 hari pemerintahan yang baru, 100 hari kerja pemerintahan selalu menjadi bahasan yang hangat untuk di bicarakan.  Semua seakan menuntut dalam 100 hari kerja pemerintahan tersebut, pemerintah semestinya sudah memberikan bukti kepada masyarakat.  Nah, biasanya sang presiden akan menjelaskan betapa mustahilnya, keberhasilan pemerintahan di tentukan dalam waktu 100 hari tersebut seperti yang di lakukan tadi malam yang di siarkan di semua stasiun televisi di Indonesia tersebut.  (sp)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s