Pengumuman Ujian STAN

santer di bicarakan anak-anak muda yang baru lulus kuliah.  Mengingat sekolah ini menjadi sangat favorit karena katanya akan di berikan ‘lapangan kerja’ yang pasti bagi mereka yang berhasil masuk.  Tak ayal, yang antri mendaftarpun berjubel kian banyak.  Perbandingan pendaftar dan yang di terima menjadi sangat kecil. 

Terlepas dari semua hal di atas, saya menjadi ingat ketika mengantar istri memeriksakan kandungan calon anak saya di salah satu klinik di dekat rumah.  Berdasarkan jadwal, si dokter datang pukul 18.00.  Tapi ternyata, kami harus pulang lagi karena ketika kami tiba pukul 18.00 lebih, si pak dokter belum juga nongol.  Huff…😦

Setelah balik ke klinik, si dokter belum juga  muncul.  Kami pun akirnya menunggu lama sekali.  Hingga kami bosan.  Padahal di sekeliling kami juga banyak sekali yang mengantri menunggu untuk di periksa.

Hingga pukul 20.00 pun, pak dokter belum juga kelihatan. Sampai akhirnya saya tinggal mencari makan karena perut sudah tidak mau di ajak kompromi sepertinya…😀

Dalam bayangan saya, apakah tidak lebih bagusnya pemerintah membentuk sebuah sekolah yang di biayai negara secara penuh untuk mencetak dokter-dokter yang sangat di butuhkan masyarakat?

Kenapa harus sekolah seperti STAN saja?  Kenapa yang lain tidak padahal itu semua tidak kalah pentingnya.  Negara memang butuh uang, tapi mereka juga butuh pelayanana kesehatan seperti dokter dan sebagainya..

Seperti yang kita ketahui, walau sudah banyak rumah sakit negeri yang ada.  Tapi sepertinya masih juga kekurangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat…

Yah, semoga yang di jalankan pemerintah itu ada pertimbangan logisnya.  Bisa di terima akal pikiran masyarakat lapisan bawah seperti kita-kita ini..

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s