Perpustakaan

Untuk memahami perpustakaan, ada baiknya kita mengetahui apa itu pustaka, perpustakaan, pustakawan, imu perpustakaan dan kepustakawanan dan ilmu perpustakaan lah yang akan membahas perbedaan-perbedaan dari kesemuanya itu.

Pustaka berarti kitab atau buku, yaitu kumpulan atau bahan berisi hasil tulisan atau cetakan, yang dijilid menjadi satu agar mudah dibaca.

Perpustakaan secara konvensional adalah kumpulan atau bangunan fisik tempat buku dikumpulkan yang disusun menurut sistem tertentu untuk kepentingan pemakai.

Pustakawan adalah orang yang bekerja di perpustakaan atau lembaga yang sejenisnya yang memiliki pendidikan perpustakaan secara formal dalam bidang ilmu perpustakaan, dokumentasi dan informasi.  Di indonesia, pendidikan formal ini minimal adalah D2.

Kepustakaan adalah buku atau bahan bacaan yang dijadikan untuk menyusun karangan, makalah, artikel, laporan ilmiah dan sejenisnya.

Ilmu perpustakaan adalah ilmu yang mengkaji semua hal yang berkaitan dengan perpustakaan.

Klo mau membuat perpustakaan, apa saja `sie` yang di butuhkan?? Disini saya akan mencoba memberikan penjelasan semudah mungkin. Agar semua bisa mencerna dan tidak terlalu kaku dalam memahami bagaimana ilmu perpustakaan itu. Dan doakan saya terus semangat mengupdate info ini “yha`.🙂

Jangan yang terbesit lalu perpustakaan itu adalah cuma suatu ruangan di pojok bangunan yang di isi dengan orang-orang yang lugu, lembab dan berdebu, loleksinya terbitan tahun lama pula🙂

Fungsinya?
Fungsi perpustakaan sebenarnya bukan cuma untuk menyimpan berbagai macam koleksi seperti buku, majalah, cd dan sebagainya. Tapi lebih dari itu. Disini saya akan mencoba memberikan gambaran fungsi perpustakaan secara umum:

1. Menambah/memperluas/memperdalam pengetahuan (pendidikan)

Mungkin jika Anda masih sekolah, perpustakaan (sebenarnya) bisa Anda gunakan sebagai penambah khasanah keilmuan Anda.

Tapi kan sekarang adalah era internet, semua ada di Internet..!
Iya, tapi apakah semua yang di internet bisa di jadikan rujukan yang sah? Bagaimana keabsahan suatu penulis di website dalam menulis suatu bidang keilmuan? Kalaupun ada buku-buku yang ada hanya sebagian contoh yang memang tidak semuanya di share di Internet. Masih banyak buku-buku yang mempunyai hak cipta yang hanya bisa di dapatkan dengan membeli atau pergi ke perpustakaan.
Sebagai contoh jika Anda akan mengambil skripsi dan mencari sumber dari internet, eh, ketemulah suatu katalog online yang berisi abstrak dan daftar dari semua data-data yang Anda butuhkan. Tapi ternyata, itu semua kan hanya katalog, dan jika anda ingin melihat keseluruhan isinya, ya, Anda harus tetap ke perpustakaan tersebut kan ?🙂

Dari contoh di atas, bisa kita dapatkan kesimpulan, bahwa internet memang terdapat banyak informasi. Tetapi, untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, kita tetap harus ke perpustakaan..

2. Mengadakan/melengkapi research (penelitian)
Di perpustakaan sebenarnya ada banyak koleksi yang Anda butuhkan seperti buku-buku sebagai sumber data primer, karya standar seperi karya ilmiah, pedoman-pedoman, laporan-laporan, statistik, peta dan masih banyak lagi yang lainnya.

3. Penyimpanan data dan dokumen
Di perpustakaan kita bisa menyimpan data dan dokumen baik berupa buku, majalah, foto, video dan lain sebagainya. Dan jika kita membutuhkan sewaktu-waktu, pencarian akan jauh lebih cepat karena perpustakaan sudah mempunyai sistem untuk penemuan kembali data-data tersebut.

Klo Perpustakaan sekolah..

apa perpustakaan yang khusus yang ada di sekolah-sekolah?  Kalau di lihat dari artinya, memang seperti itu.  Tapi, dalam Bapak Sulistyo Basuki mengatakan bahwa pepustakaan sekolah hakekatnya adalah pusat sumber belajar dan pusat sumber informasi bagi warga sekolah. Jadi, sebuah perpustakaan sekolah di haruskan bisa menjadi suatu sumber informasi yang di butuhkan oleh warga sekolah.

Apa sie pentingnya perpustakaan sekolah itu?
Perpustakaan sekolah juga memiliki fungsi sebagaimana fungsi umum perpustakaan.  Tetapi, perpustakaan sekolah mempunyai fungsi utama yaitu sebagai penunjang kegiatan belajar siswwa dalam memacu tercapainya tujuan pendidikan di sekolah.

Hal ini di atur dalam undang-undang Sistem Pendidikan Nasional atau biasa di sebut UU Sisdiknas yaitu UU No. 20 tahun 2003 yang disana di sebutkan bahwa setiap satuan pendidikan formal dan nonformal menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, sosial, emosional dan kejiwaan peserta didik.  Dalam BAB XII juga dijelaskan tentang Sarana dan Prasarana Pendidikan, Pasal 45 (1) menyatakan “setiap satuan pendidikan formal dan non formal menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, sosial, emosional, dan kejiwaan peserta didik.”.


Klo begitu, apa fungsi Perpustakaan Sekolah itu?

Perpustakaan sekolah berfungsi untuk memberikan sumbangan yang sangat berhaga untuk peningkatan aktivitas siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran.  Dengan adanya perpustakaan sekolah, siswa dapat berinteraksi dan terlibat langsung baik secara fisik maupun mental dalam proses belajar mereka.  Disini, perpustakaan menjadi bagian integral dari program sekolah secara keseluruhan, dimana bersama-sama dengan komponen pendidikan lainnya yang turut menentukan keberhasilan proses pendidikan dan pengajaran.  Melalui perpusatkaan pulalah, siswa dapat mendidik dirinya secara berkesinambungan.

 

Yang jelas kalau Anda mau membuat perpustakaan, kuasailah beberapa pekerjaan teknis yang biasa pustakawan kerjakan, seperti:

*1. Seleksi dan pengadaan buku

2. Katalogisasi

3. Klasifikasi

4. Pelayanan pengunjung dalam peminjaman dan referensi

5. Pemeliharaan Gedung

kalau memang rencana membuat perpustakan yang besar atau di dalam gedung. Kalau tidak, ya abaikan saja item ini🙂

6. Statistik

7. Dan lain sebagainya…🙂

Dan juga, di lihat juga, ada banyak jenis perpustakaan, lalu Perpustakaan yang Anda buat itu masuk yang ke dalam mana. Soalnya, nanti akan ada perbedaannya.

Seleksi dan Pengadaan buku

Seleksi bisa di artikan pemilihan koleksi apa saja yang bisa di masukkan ke dalam perpustakaan kita nantinya. Apakah semua buku yang bisa masuk atau hanya beberapa buku dengan klasifikasi tertentu saja? Semua itu tergantung kita dalam membuat kebijakan untuk perpustakaan kita.

Pengadaan buku bisa dari mana saja. Dari dana Anda sendiri dan juga bisa juga dari sumbangan serta mungkin dari hasil kerjasama perpustakaan Anda dengan perpustakaan yang lain.

2. Katalogisasi
Di dalam bukunya, Suharyanti mengatakan bahwa katalogisasi mempunyai dua pengertian. Yaitu pengertian secara luas dan sempit. Pengertian katalog secara luas di artikan sebagai seluruh proses yang bersangkutan dengan persiapan-persiapan pembuatan katalog termasuk pekerjaan klasifikasi, memilih tajuk subjek. Dan pengertaian sempitnya adalah proses yang mencakup penentuan proses tajuk entri utama, deskripsi dan pembuatan penunjukan-penunjukan dalam katalog saja (Suharyanti, 93)

Selain itu,dijelaskan juga disana bahwa katalog di buat dengan tujuan yaitu untuk;
a. alat pengumpul atau “assembling list” yang fungsinya mencatat, mendaftar, atau mengumpulkan setiap koleksi.
b. Sebagai alat pencari atau penelusur atau “finding list”, yang fungsinya sebagai alat untuk membimbing para pembaca di dalam mencari dan menelusur karya (Suharyanti, 94)

Ada berapa sie macam-macam katalog?
dilihat dari bentuknya, katalog dapat di bedakan menjadi tiga macam.
Bentuk yang pertama adalah katalog kartu atau catalog card

3. Klasifikasi
 Koleksi di perpustakaan tampak rapi dan mudah di temukan jika dikelompokkan menurut sistem tertentu.  Pengelompokan dapat berdasarkan jenis, ukuran (tinggi, pendek, besar, kecil dll), warna, abjad judul dan abjad pengarang. Namun, sebagian besar perpustakaan menggunakan sistem pengelompokan koleksi berdasarkan subjek.

Referensi:
Pengantar Dasar Ilmu Perpustakaan, Suharyanti, 2008
Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Syihabuddin Qalyubi dkk, 2007
Perpustakaan Sekolah, Darmono

 

Tulisan juga penulis muat di  sini: Perpustakaan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s