Ngunut Tulungagung

Saya menulis ini karena memang juga kangen dengan semua situasi dan beragam ciri khas yang ada di kota Industri ini. Walaupun belum menetap di kota produsen perlengkapan militer tersebut, tapi saya sering juga singgah dan berkunjung ke sana setiap tahunnya. Kecamatan Ngunut memang sepintas seperti kecamatan lainnya di Kabupaten Tulungagung. Tapi kota ini memang sangat berbeda kharakter maupun perkembangannya jika di bandingkan dengan daerah lain di sekitarnya. Dengan dilaluinya jalan antar kota dan antar provinsi menjadikan kota Ngunut selalu ramai baik siang maupun malam yang beberapa fotonya bisa dilihat di sini.

Mulai dari malam hari, geliat pasar ngunut sudah mulai terlihat. Maklum jika banyak masyarakat yang mencari keperluan di pasar tradisional di sini. Begitu juga siang hari. Adanya pasar burung menjadikan tempat ini banyak di kenal oleh masyarakat penghobiis burung di daerah sekitarnya seperti kalidawir dan daerah Blitar. Di kota yang berbatasan dengan daerah Blitar ini menjadi pusat pemenuhan kebutuhan masyarakat di daerah sekitarnya.

Banyak warga Blitar yang pergi kecil Ngunut karena memang jaraknya yang memang dekat dan mudahnya akses transportasi. Masyarakat Blitar dari seberang Sungai Brantas hanya cukup menyeberangi sungai untuk bisa sampai ngunut. Dengan menggunakan alat transportasi yang mereka kenal dengan “tambangan”. Kenapa di namakan itu karena perahu yang di gunakan untuk menyeberang sungai menggunakan perahu yang di tarik dengan tambang. Jadi alat transportasi ini sangat di kenal dengan Tambangan.

Satu pemikiran pada “Ngunut Tulungagung

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s