Video Cendet

Burung yang cerdas menirukan suara-suara terutama suara burung lain ini saya ambil videonya hari ini di kedai kopi. Waktu yang hampir mendekati malam tampaknya bukan halangan untuk menghasilkan video yang bagus.  Untung saja, lighting alami dari sinar matahari membuat pencahayaannya bisa sedikit lumayan.

Burung yang sering kita jumpai di sawah-sawah atau di gunung ini merupakan satwa karnivora. Pakanya mulai dari beragam serangga seperti jangkrik, belalang ataupun kroto. Setelah di pelihara manusia saja burung ini di ajari voer untuk mempermudah pemeliharaannya.  Bagi yang memelihara sejak piyik, burung ini mudah sekali jinak. Bila sudah dewasa dan jantan tentunya, burung ini mampu berkicau dengan variasi suara yang nyaring dan keras.  Untuk melatihnya juga relatif mudah. Tidak di ajaripun, jika di rawat sejak kecil burung ini biasanya akan mampu menirukan suara-suara burung lain yang ada di sekitarnya. Suara jangkrik, ayam bisa dengan mudah di tirukannya asal ada di dekatnya sejak kecil. Hasil yang maksimal bisa kita dapatkan jika kita memang sengaja mendekatkan burung master yang beragam agar kicauan yang di hasilkan juga lebih maksimal.

Untuk melatih cendet menirukan suara juga bisa dilakukan saat dia ganti bulu atau yang sering kita kenal dengan istilah ngurak.  Pada saat mulai ngurak hingga selesai, pemasteran bisa dilakukan agar hasilnya bisa maksimal. Untuk memasternya juga tidak perlu menggunakan suara burung asli seperti kenari, cililin, parkit dan lain-lain. Suara rekaman burung dari cd juga bisa dilakukan asal sering dan setiap waktu.

Berikut video cendet yang saya shoot tadi sore.  Memang cendet ini tidak saya pelihara sejak kecil. Tapi pernah ngurak sekali sejak saya pelihara.  Jadi masih sempat memasukkan suara-suara lain saat dia ngurak.

Sedangkan ini video cendet yang saya shoot beberapa bulan yang lalu.  Maklum perawatan yang kurang maksimal membuat burung ini berbeda sekali saat di rawat. Kesibukan Saya yang sering keluar kota menjadikan cendet ini hanya di pelihara di rumah.  Padahal untuk merawat cendet sangatlah mudah. Cukup di beri pakan voer dan beberapa ekor jangkrik setiap hari, maka cendet akan rajin sekali berkicau setiap hari. Terlebih jika Anda sempat memberikan kroto, performanya akan lebih baik lagi. Selain pakan, mandi sesekali perlu untuk cendet walaupun terkadang dia akan mandi sendiri bila air minumnya terisi penuh.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s